THEOSOPI

Standar

Theosofi berasal dari bahasa yunani, dari asal kata “Theo” yang artinya Tuhan, “Sofia” yang artinya Kearifan atau kebijaksanaan.

Secara  estimologis Theosofi dimaknai sebagai Kearifan Tuhan atau Kearifan Ilahiah (God’s Wisdom atau Odelyk Wysheid).

Dalam perkembangannya Theosofi termasuk kedalam terminologi filsafat yang membahas tentang Tuhan dari segala aspeknya.

Dengan demikian maka Theosofi adalah sebagai sebuah pengetahuan namun bukan merupakan sebuah disiplin ke-Ilmuawan secara khusus, tetapi masuk kedalam ruang lingkup Ilmu Filsafat.  Khususnya tentang filsafat Ketuhanan dan segala asfeknya.  Oleh karena itu maka istilah theosofi bukan hanya milik Yunani, dimana istilah theosofi berasal darinya akan tetapi istilah ini telah menjadi sebuah postulat pustulat ilmu pengetahuan terutama Filsafat Ketuhanan.

Karena Theosofi sebagai sebuah pengetahuan filsafat khususnya tentang filsafat ketuhanan, maka pengetahuan tentang mistisisme, spiritualitas, sufisme dan tasawuf dalam Islam termasuk kedalam ruang lingkup Theosofi. Karena konten dari mistisisme, spiritualitas, sufisme dan tasawuf sangat kaya akan khasanah-khasanah kearifan Tuhan, kebijaksanaan Tuhan dan cinta akan ketuhanan.

Dalam situs ini, konten yang tersaji adalah Theosofi dalam ruang lingkup Filsafat ketuhanan khususnya mistisime,  spiritualitas dan sufisme dalam Islam dan tidak merupakan bagian dari sebuah kelompok-kelompok tertentu yang menamakan dirinya sebagai kelompok theosofi, atau sebuah paham filsafat ketuhanan dalam keyakinan tertentu.

Situs ini adalah sebuah paparan seputar pemikiran sufisme, spiritualitas yang di gali dari sebuah pengalaman empiris seorang penempuh jalan spiritual.

Selamat membaca dan selamat mengisi situs ini.  Sekecil apapun karya tulis para pengunjung yang di sajikan di situs ini adalah sebuah iktiar memperkaya khasanah ke-Islaman.

Navigator Theosofi